Lewati ke konten

Panduan Evaluasi Kinerja dan Indeks Kesehatan Cabang (KPI)

Disusun oleh Dimas Prasetyo Muharam, Ketua Departemen Riset dan Teknologi DPP Pertuni

Panduan ini mengatur tata cara bagi Pengurus Daerah (DPD) dalam memonitor mutu kelembagaan dan kedisiplinan pendataan cabang-cabang di wilayahnya melalui menu Evaluasi Kinerja pada sistem KTAP Digital Next Generation (NG) di https://kta.pertuni.or.id.

Panduan ini disusun ramah bagi pengguna pembaca layar (screen reader seperti NVDA, JAWS, VoiceOver, atau TalkBack). Tekan huruf H untuk berpindah antarjudul bagian.


A. Latar Belakang dan Tujuan Indeks Kinerja

Section titled “A. Latar Belakang dan Tujuan Indeks Kinerja”

Dalam era transformasi digital organisasi, data yang valid dan mutakhir merupakan modal utama advokasi hak-hak disabilitas netra ke pemerintah daerah maupun mitra swasta.

Fitur Evaluasi Kinerja (/dashboard/kinerja) dirancang sebagai alat bantu DPD untuk mengukur tingkat kesehatan dan kematangan digital (Health Score) setiap cabang secara objektif, otomatis, dan transparan.


B. Enam Parameter Penilaian Kesehatan Cabang

Section titled “B. Enam Parameter Penilaian Kesehatan Cabang”

Sistem KTAP Digital NG menghitung skor maturitas cabang berdasarkan 6 pilar indikator:

  1. Validitas NIK (25%): Persentase anggota yang memiliki NIK 16 digit asli sesuai standar Dukcapil (bukan angka acak seperti 123456). Validitas NIK sangat krusial untuk bantuan sosial dan integrasi KPD Kemensos.
  2. Kelengkapan Email (20%): Persentase anggota yang memiliki alamat email aktif agar anggota dapat login mandiri dengan OTP dan menerima siaran informasi resmi.
  3. Kelengkapan Profil & Pas Foto (20%): Ketersediaan pas foto formal, tanggal lahir, agama, pendidikan, dan pekerjaan.
  4. Cakupan KPD Kemensos (15%): Keaktifan cabang dalam menuntaskan pendataan KPD anggotanya (baik yang sudah memiliki kartu maupun yang setuju diajukan kolektif).
  5. Regenerasi Anggota Pemula (10%): Keberadaan pendaftar berusia di bawah 17 tahun (Anggota Pemula / AP) sebagai bukti berjalannya regenerasi organisasi di daerah.
  6. Kepatuhan Musyawarah Cabang (10%): Kedisiplinan cabang dalam menyelenggarakan Muscab sebelum masa bakti 5 tahun berakhir.

Berdasarkan akumulasi nilai pilar di atas, sistem mengelompokkan cabang ke dalam 4 tingkatan:

  • Sangat Baik / Mandiri (Skor 85 - 100): Cabang memiliki tertib administrasi prima, data siap diintegrasikan dengan program pemerintah kapan pun dibutuhkan.
  • Baik (Skor 70 - 84): Administrasi berjalan baik, hanya memerlukan sedikit pembaruan pada data pas foto atau kelengkapan alamat.
  • Cukup (Skor 50 - 69): Masih banyak data NIK yang belum valid atau email yang kosong. Perlu dorongan pengurus daerah.
  • Perlu Pendampingan Khusus (Skor di bawah 50): Cabang pasif atau mengalami hambatan operasional, membutuhkan pendampingan langsung oleh tim DPD.

D. Cara Membaca Dasbor Kinerja oleh Admin DPD

Section titled “D. Cara Membaca Dasbor Kinerja oleh Admin DPD”
  1. Masuk ke dasbor pengurus di https://kta.pertuni.or.id/pengurus/login menggunakan email resmi DPD.
  2. Buka menu “Evaluasi Kinerja” (URL: /dashboard/kinerja).
  3. Di bagian atas layar, pembaca layar akan membacakan ringkasan agregat provinsi:
    • Total Anggota Aktif se-Provinsi
    • Rata-rata Skor Kesehatan Wilayah
    • Jumlah Cabang yang Masuk Kategori Sangat Baik, Baik, dan Perlu Pendampingan.
  4. Tekan tombol T untuk melompat ke tabel peringkat cabang.
  5. Pada tabel tersebut, Anda dapat menavigasi baris per baris untuk melihat rincian capaian setiap DPC kabupaten/kota.
  6. Hasil penilaian ini dapat diekspor atau dijadikan bahan laporan resmi dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD.

E. Panduan Aksesibilitas Pembaca Layar (Screen Reader)

Section titled “E. Panduan Aksesibilitas Pembaca Layar (Screen Reader)”
Tombol Pintas (NVDA / JAWS)Fungsi di Halaman Evaluasi Kinerja
HBerpindah antarjudul ringkasan metrik dan judul tabel pemeringkatan cabang.
TMelompat langsung ke tabel daftar evaluasi kinerja cabang se-provinsi.
Panah Bawah / KananMembaca perbandingan skor NIK, KPD, dan peringkat antar-DPC di dalam tabel.